Senin, 02 Januari 2017

Uniknya Persahabatan

Masa sekolah memang masa paling indah. Apalagi saat SMA. Dimana seseorang dalam proses mencari jati diri sesungguhnya, dan akan mempengaruhi perilaku kedepannya. Tanpa disadari jati diri itu mulai terbentuk saat bersosialisasi disekolah, maupun lingkungan sekitar.  Banyak sekali factor yang membentuk jati diri seseorang salah satunya “TEMAN”. Dan kali ini gue akan bahas mengenai teman-teman gue di SMA. Banyak sekali teman-teman gue, tapi kali ini gue akan cerita tentang teman gue di sepuluh sembilan mulai yang paling aneh sampai yang pintar.

1.      Hermana Putra ( Eman )
   
Dimulai dari eman, ketua murid kepaksa. Cowok kelahiran Karawang, 25 Agustus 1997  paling tua diantara kami. Tapi dia mah umurnya doang yang tua, sifatnya mah OMG kayaknya paling kekanak-kanakan deh.. hihi.. ditambah lagi dia tuh  anak mami banget, dan mamanya itu luar biasa perhatian. Saking perhatiannya, mamanya eman ngelarang eman untuk berteman sama orang sembarangan, katanya takut komplotan isis terus eman kebawa-bawa jadi komplotan isis. Tapi sayang, terkadang si eman suka UNIKO. Itu loh kalau Bahasa Indonesia nya sering tipu orangtua biar dapat uang tambahan. Dia itu ngefans banget sama Real Madrid apalagi Christiano Ronaldo. Tapi orang ini suka plin-plan, sekarang A eh besoknya B. contohnya: dulu yusuf pernah pake jersey real madrid yang warna pink,  eman malah bilang gini “ih gue gak mau sampai kapanpun pake baju yang warnanya pink” tapi entah berapa bulan kemudian dia malah beli jersey yang sama kayak yusuf.  Padahal jelas banget tuh jersey warnanya pink. Hih.. Ohiya si virgo yang satu ini hobby nya main futsal. Yang paling gue inget dari eman tuh, ketika dia seperti bunglon. Ya apalagi selain  wajahnya yang selalu merah ketika situasinya lagi terancam apalagi kalau malu. “Lebih baik rendah hati daripada rendah diri” itu motto hidup eman.

2.      Rafael Falmarum
  Yang kedua Rafael, lahir di Jakarta, 13 Oktober 1997. Dia sempat jadi musuh gue waktu  kelas X. soalnya susah banget diatur, susah bayar uang kas, paling rusuh, mungkin paling nyebelin kali ya dikelas. Gue juga heran kenapa dia bisa jadi salah satu cees gue sekarang. Yang jelas dia itu gokil abis, apalagi kalau ditambah eman. Gak akan pernah berhenti ketawa deh kalau ada mereka.. Cowok turunan batak ini selalu ada aja kelakuannya yang bikin ngakak.. hihi. Diantara kami hanya Rafael yang berbeda keyakinan tapi berbeda bukan membeda-bedakan ya. Kita berteman sama siapa aja yang jelas setia kawan. Rafael itu selalu nyambung sama siapa aja gak heran deh dia itu paling mudah bergaul diantara kami. Hobby banget “Nongkrong”. Yang paling gue inget dari si Rafael adalah cerita dia tentang kepalanya. Entah bercanda atau beneran, katanya bentuk kepalanya yang kayak ikan itu karena ia sempat terinjak waktu masih bayi. Dan satu lagi, dia juga klop banget sama eman. Sering bohong ke ayahnya, tapi gak pernah bohong ke ibunya. Katanya dia gak berani bohong sama ibunya karena surga itu ada di telapak kaki ibu. Itu cerita dari Rafael loh, bukan cerita dari gue. Tapi gak tau deh bener apa enggak.

3.      Siska Adiawaty
 
  Ini nih cees gue yang paling klop banget. Cantik,multitalenta dan paling muda diantara kami. Kelahiran Karawang 01 Mei 1999. Si Taurus yang satu ini ngefans banget sama BLINK. Itu loh girlband yang beranggotakan Pricilla,Febby,Ivy,Sivia. Apalagi sama yang namanya Agatha Pricilla, aduh all about Pricilla. Ohiya cewek yang satu ini paling gak tahan sama yang namanya BAU MOBIL. Tapi demi Pricilla dia rela naik mobil karena mau ketemu Pricilla sekaligus ngerayain ulangtahun Pricilla. Walaupun ujung-ujungnya dia Muntah juga. Tapi salut deh sama orang ini. Terkadang si taurus ini sering cemberut gak tahu kenapa, tapi lama-lama baik sendiri. Gue sama siska tuh paling nyambung. Mungkin karena kita sekelas tiga tahun berturut-turut, selalu satu kelompok, tiga kali liburan bareng. Terkadang sering berbeda pendapat. Ada beberapa yang bilang siska itu judes, itu karena mereka gak kenal siska. Sebenernya dia itu gak judes mungkin karena muka-nya aja yang judes. Si cewek yang satu ini tuh Pinter tapi agak sedikit ceroboh. Dan cerobohnya itu yang kadang-kadang bikin gue kesel. Ya bayangin aja ya setiap dia gak fokus sama pelajaran dia sering salah. Pas salah ya gue salahin, disalahin tapi masih aja ngotot bahwa jawabannya bener. Duh.. kadang sifat ini yang gue kangenin. Dan kebiasaannya satu lagi adalah datang ke sekolah tepat waktu. Tepat waktu dalam kamus dia berbeda dengan orang-orang. Karena dia selalu hampir terlambat datang ke sekolah, yup! beberapa menit sebelum bel masuk.


4.      Sopiana ( Choco )

  “Diantara genk atau kumpulan pertemanan selalu ada yang gendut”. Kayaknya kalimat itu bener walaupun si choco yang satu ini gak gendut-gendut amat. Chocho panggilan buat orang/keturunan China. Karena sopiana bukan orang China tapi dia mirip orang China jadi gue panggil aja Choco. Inget! “Choco” bukan chocho. Si Choco ini kalau kata orang sunda Bongsor(besar sekaligus tinggi). Kelahiran Karawang 22 Agustus 1998. Si choco ini paling mudah diatur diantara yang lain. Minuman favorite-nya teh manis (pantes aja ya badannya agak gede. Hihi..). Ngefans banget sama klub sepak bola bernama Chelsea. Si Leo yang satu ini paling care diantara yang lainnya, dan hidupnya gak aneh-aneh. Hobbi travelling juga. Walaupun dia nolak saat gue ajak travelling tapi tetap aja dia selalu ikutan travelling. Beda sama si eman.

5.      Yusuf Munir ( Ucuf)
  
Si emas Sepuluh Sembilan sekaligus saingan gue. Si ucuf ini anak paling pintar dintara kami dan kelas sepuluh Sembilan, tapi sayang si ucuf ini paling pendiam diantara yang lainnya. Tapi kalau udah deket gak pendiam lagi malah orangnya asyik. Ohiya dia kelahiran Karawang, 19 Maret 1998. Si pisces yang satu ini orangnya baik banget. Tapi suka mendadak lupa ingatan kalau lagi ulangan. Maklum namanya juga ulangan. Terkadang kepintarannya bikin gue iri karena dia selalu diperhatikan sama beberapa guru di sekolah. Jago banget soal hitung menghitung. Fisika?iya. Matematika? Apalagi matematika. Kalau gue gak bisa ngerjain soal Fisika, gue pasti tanya orang yang satu ini. Tapi kalau soal pelajaran Matematika kita saling bersaing, malahan sering adu nilai. Si ucuf ini hobby nya travelling, makanya mudah banget ngajak dia liburan. Ngefans sama Raditya dika. Dan klub favoritnya itu Manchester United. Dan yang paling gue suka adalah motto hidupnya “Jadilah orang Bodoh yang Pintar dan jangan jadi orang Pintar yang Bodoh”.


6.      Mega Hartini

  
Dan yang terakhir gue sendiri. Nama gue Mega Hartini. Lahir di Karawang, 23 Mei 1998. Hobi travelling dan dengerin musik. Gue suka menganalisis, hitung-hitungan. Terutama Matematika dan Kimia. Tapi enggak dengan Fisika!. Gue gak suka pelajaran Fisika dari dulu, entah dari kapan. Pendengar sekaligus pengamat yang baik. Paling kurus diantara yang lain. Katanya sih kaya tiang listrik. Berwajah bulat dan pipi bakpao. Siska sering bilang kalau alis gue kaya jembatan “Suramadu” soalnya nyambung. Ohiya entah karena Empati gue tinggi atau apa. Yang jelas gue itu baperan!. Pengatur.  Yup! Semuanya gue atur sedemikian rupa. Apalagi liburan, reunian dan acara-acara lainnya. Terkadang anak lain protes karena gue gak megang jabatan apapun di kelas, tapi gue yang ngatur-ngatur. Gue ngatur karena si KMpreett jarang kumpulan dan sering ketinggalan informasi. Maklum dia jadi ketua murid juga karena terpaksa. Dan gue salah seorang yang maksa dia. Tadinya sih gue mau nyalonin diri jadi ketua murid, tapi karena gue pengurus osis jadi gak bisa. Gue paling gak betah lama-lama didalam kelas kalau guru belum masuk kelas. Gue sering banget jalan-jalan ke ruang guru dan wakasek agar bisa merasakan dinginnya AC. Alhasil, setiap gue kembali ke kelas, anak-anak lain selalu menyoraki gue karena guru datang tak lama setelah gue datang. Dan si Rafael lah yang paling keras menyoraki gue. Pernah suatu ketika gue dan cs keluar kelas untuk memanggil wali kelas. Tapi wali kelas gak ada di ruangannya. Lalu gue dan teman-teman mampir ke ruang wakasek untuk melaporkan anak yang susah diatur. Entah gue dan cs betah atau apa. Kita malah keasyikan diruang wakasek. Saat kita kembali ke kelas, ternyata wali kelas sudah ada dikelas. Sontak kami tidak diperbolehkan mengikuti pelajarannya. Usut demi usut ternyata Rafael cs dalang dari pelaporan gue dan cs. Disini gue gak akan bahas tentang cita-cita. Karena gue juga masih bingung dengan cita-cita gue. Yang jelas gue harus menjalani hidup gue dengan sungguh-sungguh. Insyaallah gue yakin gue akan sukses. Sukses dalam kamus gue bukan berarti banyak duit, dan punya mobil mewah. Tapi menurut gue sukses itu bisa melihat orang tersenyum bangga karena gue.

Selasa, 24 Mei 2016

Contoh Pantun dan berbalas pantun

PUISI LAMA
        Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh syarat-syarat tertentu. Syarat tersebut  antara lain jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata tiap baris, persajakan, dan letak isi. Jenis puisi lama antara lain karmina, mantra, syair, gurindam, talibun dan pantun. 

Pantun memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

a.       Tiap bait terdiri dari empat baris/larik.
b.      Berpola akhir a-b-a-b
c.       Baris pertama dan kedua disebut sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat disebut isi.
d.      Tiap baris terdiri dari 8 - 12 suku kata

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menanggapi pembacaan pantun adalah sebagai berikut:
a.       Lafal (artikulasi), berkaitan dengan pengucapan kata-kata.
b.      Intonasi atau laju kalimat, berkaitan dengan ketepatan dalam menentukan keras lembutnya pengucapan suatu kata.
c.       Ekspresi, berkaitan dengan pernyataan perasaan hasil penjiwaan isi puisi.

Cermatilah pantun berikut:

Membeli baju ke cikini.
Bajunya bagus berbahan sutera.
Apa jadinya negeri ini,
Bila pemimpin Cuma pandai bicara.
      
  Saya akan memberikan salah satu contoh berbalas pantun. 
Mungkin tak sebagus dan seindah guru bahasa indonesia, tapi pantun ini menjadi kisah dimana aku dan teman sebangku-ku Siska terburu-buru mengerjakan tugas bahasa indonesia karena memang tugas tak terduga ini. Tak mudah untuk menemukan sebuah inspirasi,karena memang kami tak jago membuat pantun ditambah kami tak tak terbiasa membuat pantun. Dan alhamdulillah kami bisa mengerjakannya dengan tepat waktu. Pantun ini bertemakan "Ayo Membaca" sebuah ajakan untuk membaca. Pantun ini akan menjadi kenangan. kok malah jadi cerita ya? langsung saja scroll ke bawah..

Sore hari menggunting kuku
Ibu datang membawa jamu
Ayo rajin membaca buku
Buku itu jembatan ilmu
                                             Ada palu ada paku
                                             Simpan paku pada tempatnya
                                             Tak perlu lelah membaca buku
                                             Ilmu datang dengan sendirinya
Kayu dibakar menjadi arang
Sore hari bertemu ica
Bagaimana ilmu datang
Kalua kamu malas membaca
                                             Pagi tadi ada tamu
                                             Tamunya itu gatot kaca
                                             Memang benar apa katamu
                                             Marilah kita rajin membaca

teman sebangku, kelompok belajar, 3 tahun bareng, 3 kali traveling bareng, my bestie..

Jumat, 26 Februari 2016

cerita Pengagum Rahasia

kelas XII? ujian praktek menunggu. kali ini gue mau ngepost karangan gue buat ujian pratek bahasa inggris judulnya "Pengagum Rahasia". tapi belum diterjemahkan ke bahasa inggris maklum sibuk banget sama tugas, tapi gue sempetin buat diposting.

Pengagum Rahasia

      Pada suatu waktu. Ketika aku menginjakan kaki di kelas sepuluh, banyak organisasi yang membuatku tertarik untuk mengikutinya. Aku sempat kebingungan memilih organisasi, namun ku putuskan untuk menjadi anggota dari kepengurusan osis. Saat itu aku tidak tahu sama sekali tentang OSIS, dan tidak tahu bagaimana caranya berorganisasi. Semuanya terasa asing bagiku. Hanya beberapa orang yang ku kenal , itu pun teman sekelas dan teman di sekolah menengah pertama.
      Kumpulan pertama calon pengurus OSIS, ada rasa malu dan gugup yang menghantui pikiranku.  Aku dan dua orang temanku datang terlebih dahulu dan  memilih duduk bersender di dinding menunggu kumpulan dimulai. Kami menunggu kumpulan dimulai sambil mengobrol. Ku perhatikan ke arah luar jendela, seorang cowok tinggi berkulit putih sedang menunggu seseorang. Dua puluh menit lebih , kumpulan belum dimulai. Ku tengok ke arah luar jendela, ternyata orang tadi masih ditempat yang sama. “ selama itu kah dia mau menunggu?” hatiku mulai bertanya. “siapa orang yang ia tunggu?” gumamku dalam hati. Ku palingkan pandanganku ke depan karena kumpulan akan dimulai. Kumpuan dibuka dengan Basmallah dan perkenalan diri dari kakak kelas pengurus osis. Tak lama kemudian masuklah seorang cowok bermata sipit dan memperkenalkan diri. Ya tuhan, ternyata dia adalah cowok yang ku perhatikan tadi,dia kakak kelasku. Kumpulan berlangsung cukup lama, aku mulai bosan dan ku perhatikan semua sudut ruangan, pandanganku terhenti ketika aku melihat seseorang tadi. Namanya Riski, dia terlihat serius memerhatikan ketua osis berbicara di depan. Sangat berbeda dengan kakak kelas yang lain, mereka acuh tak acuh dengan kumpulan tersebut.
      Ini pertama kalinya aku mengikuti organisasi disekolah. Aku adalah orang yang malas. Jika ada waktu senggang pasti ku pakai untuk tidur. Tak heran jika nilai ku hanya pas-pasan. Tapi semenjak mengikuti organisasi aku lebih sering berada di sekolah.Hari ini aku datang ke sekolah lebih awal, karena ada satu tugas rumah yang belum ku kerjakan. Namun aku lupa kelas yang ku tempati masih dipakai oleh kelas XII. Aku terpaksa mengerjakan tugas diteras. Bel berbunyi, tanda pulang sekolah. Di dalam kelas sudah tidak ada siapapun, ku putuskan untuk mengerjakan tugas di dalam kelas. Mataku yang usil melihat ke dalam kelas sebelah, ku lihat seseorang sedang serius membaca buku. Aku mulai penasaran, ternyata ka Riski yang sedang membaca buku sendirian di dalam kelas.  Aku baru tahu kalau kelas ka Riski bersebelahan dengan kelasku.

       Beberapa hari ini aku sering melihat ka Riski. Setiap kali aku melihat ka Riski, selalu ada buku yang ia pegang.Aku selalu tahu apa yang dilakukan ka Riski karena aku selalu memerhatikannya. Di sela-sela istirahat, ka Riski selalu menyempatkan diri untuk membaca.  Dan disetiap kegiatan pun tak pernah ku dengar ka Riski mengeluh, dia selalu disiplin dan tekun dalam mengerjakan sesuatu. Aku mulai kagum dengannya, padahal aku baru beberapa hari melihatnya.  Pada saat itu aku mulai suka dengan membaca. Setiap hari aku selalu belajar, waktu senggang yang sering ku pakai untuk tidur kini berganti dengan membaca. Setiap akan ulangan ka Riski selalu menyemangati adik kelasnya termasuk aku. Semakin hari aku semakin kagum dengannya, aku jadi semakin giat belajar. Aku ingin seperti ka Riski yang selalu disiplin dan tekun. Tiada hari tanpa belajar, aku ingin menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan pada saat pengumuman juara kelas, aku sangat senang karena aku bisa menjadi juara  pertama. Ka Riski memberikan ucapan selamat padaku. Betapa senangnya aku. Sebenarnya aku ingin sekali bilang pada ka Riski bahwa selama ini aku sangat kagum padanya.  Tapi saat itu ka Riski sedang buru-buru karena akan berangkat ke Bandung. Sampai sekarang aku tak pernah lagi bertemu dengannya.“Terimakasih ka, Berkat ka Riski aku menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya”.  Dan sampai saat ini aku masih menjadi pengagum rahasianya.

Senin, 22 Februari 2016

Naskah drama X-Skul

Udah berapa lama ya ga ngeposting? kangen rasanya berbagi untuk para readers. Kali ini gue mau ngepost naskah drama gue yang baru seminggu kemaren tampil di aula. Alhamdulillah drama kami SUKSES! Semua beban dipundak kita(cie.. alay) terbayarkan karena banyak yang menyaksikan dan sekaligus tepuk tangan. Yah, mungkin naskah dramanya biasa aja, tapi bukan naskah aja  guys yang nentuin suksesnya drama, tapi ACT-nya. 
Oh iya guys,, Sebelumnya gue mau cerita. Selama masa latihan, banyak banget rintangan yang kami hadapi. Mulai dari Properti kebawa angin, salah ngecat, ujan-ujanan sambil bawa guci, ditanyain terus samping  tirai(karena sebulan ga dibalikin-balikin) Sampai pas pentas pistol ngedadak ilang gak tahu kemana?. Oh mygod lengkaplah perjuangan kami. Tapi Kami bangga dengan hasil kerja keras kami.  Mulai aneh ya, langsung aja deh,, cekidot..
X-SKUL
Tokoh :
- Annisa Nurazizah ( Jessica Anastasya )
- Chintya Rahma ( Bu Rossalina )
- Dian Meilinda ( Riani Bramono/Riri )
- Hary Mulya Ramadhan ( Fajar Bautista )
- Mega Hartini ( Avril )
- Putri Dewi Wulandari ( Dewi/Ibu Riri )
- Siska Adiawaty ( Angel )
- Yudi Soleh ( Bramono/Ayah Riri )

  Drama ini mengisahkan tentang seorang anak perempuan pendiam yang bernama Riani Bramono yang memiliki tekanan akibat perlakuan yang tidak mengenakkan dari teman-teman disekolah barunya dan terlebih juga karena sifat kedua orangtuanya. Ibunya yang acuh tak acuh dan ayahnya yang selalu menggunakan kekerasan padanya.

Hari ini merupakan hari dimana Riri dan keluarganya pindah rumah, Riri dan keluarga harus pindah karena tuntutan pekerjaan ayahnya. Selain pindah rumah, Riri juga terpaksa harus pindah sekolah. Dengan lingkungan baru dan suasana rumah yang baru juga mestinya. Tidak bagi suasana baru, meskipun rumah baru, suasana seperti ini sudah riri rasakan sebelumnya.
(Ruang makan)
Bram  : “Ri, ayah udah daftarin kamu disekolah terfavorit dikota ini.”
Riri  : “Tapi yah,, aku takut.. “
Dewi  : “Takut kenapa?”
Riri  : “Aku takut dengan suasana baru bu..”
Dewi  : “Ah kamu terlalu berlebihan”
Riri  : “Tapi aku gak mau bu.. ibu dan ayah harus ngerti.” (menunduk)
Bram  : “Riri!(berdiri dan memukul meja) Ayah udah banting tulang untuk kamu! Ayah gak mau tahu apapun alasannya, kamu harus masuk sekolah itu!”
Dewi  : “Seharusnya ayah gak bersikap seperti itu pada Riri!” (Berdiri menghadap Bram)
Bram  : “Aku kayak gini demi kebaikan dia”(Menunjuk ke Riri)
Dewi  : “Tapi itu keterlaluan..”
Bram  : “DIAM!(menampar Dewi) kamu jangan terlalu manjain dia!”

Riri selalu menyaksikan kedua orangtuanya bertengkar bahkan tidak asing lagi bagi Riri melihat ibunya ditampar dihadapannya. Itulah sebabnya Riri menjadi seorang yang pendiam dan menutup diri.

( Kelas )
Hari ini merupakan hari pertama Riri memasuki sekolah barunya. Di sekolah baru Riri ada tiga siswi yang bernama Angel,Avril,dan Jessica. Mereka bertiga merupakan korban keegoisan orang tuanya. Avril, anak rajin yang harus menuruti ambisi orangtuanya untuk menjadi murid berprestasi agar mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Jessica merupakan seorang anak lulusan pesantren,namun gagal menjadi muslimah sejati. Terakhir Angel, dia merupakan anak manja dari donatur terbesar dari sekolahnya. Namun Angel tidak mendapatkan pehatian dari orang tuanya sedikitpun. Mereka tidak bisa mengeluarkan pendapat dan keinginannya pada orangtuanya.
Bu Rossa datang dengan seorang murid baru disampingnya.
Bu Rossa    : “Anak-anak perkenalkan ini teman baru kalian, silahkan perkenalkan diri kamu”
Riani       : “Perkenalkan namaku Riani bramono, panggil aja aku Riri”
Angel       : “Heh anak kecil, ini sekolah bukan taman kanak-kanak”
Jesica      : “Oh my god! Udah SMA masih cadel!! “
All         : ( ketawa jahat ) “ha ha ha ha”
Bu Rossa    : “Kalian Jangan salah. Riani pernah mendapat juara 1 olimpiade Matematika dan predikat siswa teladan dikota nya. Riani silahkan duduk disebelah Fajar.”
(Bu Rossalina meninggalkan kelas. Sementara itu, tiga siswi yang sedang asik membicarakan sesuatu tentang anak baru.)
Jessica     : “Duh saingan berat.. kalian diem aja?”
Angel       : “Maksud lo??”
Jessica     : “Gimana kalo kita kerjain tuh si anak baru? Dia pinter kan? cantik lagi! Dia pasti bakal ngalahin popuaritas kita!!”
Avril       : “Oke gue setuju!”
Angel dan temannya merencanakan sesuatu kepada Riri di saat jam istirahat, Riri yang merupakan murid baru hanya diam sambil membereskan bukunya.
Avril       : “Heh anak baru! Kata nya lo pinter kan? gue ada banyak buku nih! Lo baca dan balikin ke perpus!”
Angel       : “ lo mau cantik? Makan nih cantik!!”
(Angel, Jessica dan Avril mendandani Riani seburuk mungkin lalu mendorongnya keluar)
Angel,Jessica,Avril : (tertawa puas)
Angel       : “Seru juga ngerjain anak baru itu, haha”
Avril       : “Menurut gue sih biasa aja”
Jessica     :  “Gue tau kita harus ngapain lagi sama tuh anak,besok kan pelajaran olah raga, gimana kalo kita ambil rok dan celananya”
Avril dan Angel : “ Setuju!”

Keesokan hari, stelah jam olahraga.
( Lapangan )
Riri melihat ke arah tiang bendera. Dia melihat orang berkerumunan sedang menertawakan benda yang ada diatas tiang bendera, sehingga membuat Riri berlari menuju lapangan. Di lapangan Avril, Angel, dan Jesicca sedang menertawakan Riri, tak lama kemudian Bu Rossa dan Fajar datang.
Jessica     : “Heh anak baru, lo mau sekolah? Apa mau bobo cantik?”
Angel       : “Eitss.. lo mau kemana?”
Avril       : “Guys..Apa seperti ini siswa teladan?”
Bu Rossa    : “Apa – apaan ini?! Siapa diantara kalian yang berbuat hal seperti ini?!” ( menatap Angel, Avril, Jessica )
Bu Rossa    : “Kalian bertiga ikut ibu ke ruang BK “
Avril       : “Tapi bu..”
Angel       : “Kami gak salah bu!”
Bu Rossa    : “Cepat ikut ibu sekarang!”

 Angel, Avril, dan Jessica keluar dari ruang BK membawa surat peringatan.

( Rumah )
Sementara pulang sekolah Riri disambut dengan kemarahan ayahnya.
Bram        : “Kamu mau bikin ayah malu hah!!”
Riri        : “Maksud ayah?” ( terheran-heran )
Bram        : “Dasar anak gak tahu di untung” ( sambil menampar Riri )
Ibu Dewi    : “Ayah stop!”

Ternyata Angel Geng memberikan surat panggilan orang tua mereka kepada orang tua Riri tanpa sepengetahuan Riri.
(Riri terdiam memikirkan kesalahan apa yang telah ia lakukan sehingga membuat ayahnya marah besar, sampai ia harus menahan kesakitan karena tamparan dari Ayahnya.)

( Kantin sekolah )
Angel       : “Sialan tuh  anak baru, belum apa – apa udah ngadu!”
Avril       : “Untung  aja kita bisa balikin keadaan”
Jessica     : “Kita harus ngerjain dia lebih parah lagi! Dia semakin lama semakin ngelunjak pastinya”
Angel dan temannya tidak terima mereka mendapatkan surat peringatan, mereka ingin Riri mengalami apa yang  mereka alami. Karena menurut mereka kesalahan ini berawal dari Riri yang sudah mengalahkan popularitas angel geng karena kecantikan dan kepintarannya.
Hari ini, Minggu ketujuh Riri bersekolah. Riri tidak tahu apa yang akan terjadi lagi pada dirinya, ada perasaan takut pada ayahnya jika ia mengadu, ada perasaan kesal kenapa dirinya selalu mendapatkan kesakitan.

( Kelas )
Fajar menghampiri Riri namun Riri tidak mau bicara kenapa pipinya lebam.
Fajar       : “Kamu kenapa?”
Fajar       : “Bilang aja sama aku?”
Riri        : “Apaan sih kamu?” (menunduk dengan nada ketus)
Fajar       : “Aku mau ko jadi temen kamu, kamu bilang aja”
Riri        : “Mending kamu pergi aja!”
Fajar       : “Kamu kenapa?!”
Dari lorong kelas Bu Rossa datang dan masuk ke kelas XI Ipa 1 dan melihat Fajar dan Riri lalu menghampiri mereka.
bu Rossa    : “Ada apa ini?”
Fajar       : “Aku cuma nanya kenapa pipi Riri seperti ini,tapi dia tidak mau memberitahu bu”
Bu Rossa    : ( Melihat pipi Riani ) “ Riri kamu kenapa?kamu harus memberitahu kami apa yang terjadi agar kami dapat membantu”
Riri hanya menunduk tak menggubris perkataan Ibu Ros.
Bu Rossa    : “Riri katakan pada saya apa yang harus saya lakukan agar kamu mau bicara?”
Masih respon yang sama Riri hanya diam tak berakata apa–apa.
Fajar dan Bu Rossa pergi meninggalkan Riri sendirian dikelas, mereka tidak tahu bagaimana caranya agar Riri mau bercerita. Semenjak Riri bersekolah, Fajar dan Bu Rossa selau melihat Riri dengan pipi lebamnya, namun sampai sekarang Riri tidak mau bercerita apa yang sedang terjadi.Riri merupakan murid yang pendiam bahkan temannya menganggap bahwa Riani adalah anak yang aneh dengan sikapnya yang selalu menutup diri.

 Sementara itu di ruang BK Fajar dan Ibu Rossa sedang mengobrol ...
( Ruang BK )
Fajar       : “Kita harus menyelidiki ini semua bu, ini pasti perbuatan Angel dan gengnya”
Ibu Ros     : “Kita ga bisa menyalahkan mereka sebelum bukti itu ada”
Fajar       : “Tapi bu, aku sering melihat Riri dijahili oleh mereka”
Ibu Ros     : “Ya sudah, jika memang kamu melihat Angel dan temannya menjahili Riri, ibu akan memberi hukuman pada mereka semua dan ibu akan kasih surat peringatan.
Fajar       : “Atau kalau bisa DO aja bu” (nafsu)
Bu Rossa    : “Kita tidak bisa mengeluarkan mereka begitu saja, orang tua angel adalah donatur terbesar di sekolah ini, dan Avril merupakan murid yang berprestasi.
Fajar       : “Tapi bu kita harus....”
Bu Rossa    : “Sudah fajar, Ibu akan memikirkan hal itu, sekarang kamu kembali ke kelas.
 Kesaksian Fajar yang mengadu kepada wali kelasnya tentang kejahatan Angel and The geng pun dapat diterima. Bu Rossalina segera menegur dan memberikan hukuman pada angel dan teman-temannya, namun Angel sangat pintar membolak-balikkan kenyataan sehingga Bu Rossalina ragu-ragu untuk menghukum Angel dan teman-temanya karna tak ada bukti sama sekali.

( Kelas )
Angel       : “Gila ! hampir aja orang tua kita dipanggil.”
Avril       : “Seengganya kita udah tenang!”
Jessica     : “Iya, kitakan pintar menyelamatkan diri”
Angel       : “Tapi gue kesel. Gue pengen dia lebiiihhh menderita! Kalian udah nyiapin semuanyakan
Jessica     : “Udah ko”
Avril       : “Beres!”
Angel       : “Yaudah sekarang!”
Angel,Avril dan Jessica menyiapkan ember dan menenggelamkan kepala Riani ke dalam ember berkali–kali.
Angel       : “Rasain lo! Makanya jangan so cantik.”
Avril       : “So pinter juga sih!”
Jessica     : “Dan lo itu tukang ngadu!!”
Angel,Avril dan Jessica meninggalkan Riri sendirian di kelas.

Kejahilan demi kejahilan sering dilakukan oleh Angel dan teman – temannya, seperti menaruh katak di tas Riri, mengikatnya dan mendadandinya seperi badut, dan ini yang sangat keterlaluan.
Semakin lama Riri bersekolah semakin sering kejahilan yang Angel dan temannya lakukan, namun Riri selalu menutupi itu semua karena percuma tidak akan ada orang yang mau mendengarnya, bahkan teman satu sekolahnya menganggap Riri anak yang aneh dan sakit sehingga menyuruh Riri agar pergi ke psikiater.
Begitupun dengan Bu Rosallina, Bu Rossa sangat kebingungan bagimana cara membuat Riri mau bercerita, Bu Rossa sangat sulit menebak suasana hati Riri.

( Ruang makan )
Ayah Bram dan Ibu Dewi sedang makan malam, lalu Riani datang dengan wajah muram.
Dewi        : “Ri..makan dong nasi-nya..jangan diaduk-aduk terus”
Riri        : “Aku ga laper bu”
Bram        : “cepat makan!”
Riri        : “Aku ga laper yah”
Bram        : “Makan!”
Lalu Riri menghabiskan makanannya seperti orang kelaparan, ayahnya pun kesal dan melempar sendok dan garpu.”
Bram        : “Dasar anak bodoh!” (melempar sendok dan garpu)
Riri        : “Apa harus ayah bilang begitu?” ( menahan kesakitan )
Bram        : “Kamu memang aneh! Kamu emang harus ayah bawa ke psikiater”
Riri        : “Lebih baik aku mati daripada harus ke psikiater”
Bram        : “Iya ! kamu emang lebih baik mati !” ( menampar Riani )
Dewi        : “Udah stop! Ayah ga baik bilang gitu sama anak sendiri!”
Bram        : “Anak ini harus di didik!”
Dewi        : “Tapi ga harus dipukul juga ayah!”
Bram        : “Udahlah! Ini juga salah kamu karena udah terlalu manjain dia!”
Riri pergi meninggalkan ruang makan menuju kamarnya. Riri selalu mendapatkan tekanan dari manapun, mulai dari teman sekolahnya sampai ayahnya sendiri. Riri bingung harus menceritakan ini pada siapa, sehingga semua akal sehatnya tak dapat bekerja normal.

( Kelas )
Avril       : “Undangan apaan ini?” ( heran )
Jessica     : “Angel lo ulang tahun? Kok ga bilang langsung? Happy birthday!”
Angel       : “Hah ngga ko?”
Avril       : “Ruang BK? Kalian dapet ini ga?”
Angel       : “Gue dapet”
Jessica     : “Gue juga!”
Angel       : “Ada apaan sih males banget deh!” ( ketus )
Jessica     : “Apa beasiswa?”
Avril       : “Beasiswa? Yuk ke ruang BK”
Angel       : “Yaudah!”
Mereka pun pergi keruang BK.

( Di Ruang BK )
Jesicca     : “Assalamualaikum ..”
Avril       : “Bu,bu rossa....ih..ko gak ada sih?”
Jesicca     : “Apa jangan-jangan lagi semebunyi ya?”
Jessica     : “Apa mungkin ibu ngajakin kita kesini buat main petak umpet ya?”
Angel       : “Bisa jadi! Mungkin masa kecil bu Rosa kurang bahagia.Ha ha ha.. “
Avril       : “Ini ruang BK apa neraka sih? Gerah banget”
Angel       : “Iya gerah banget. Kayaknya kita harus lepas blazer”
Sementara itu di luar, sudah ada Riri yang memerhatikan mereka dari kejauhan, ternyata rencana Riri untuk menjebak mereka bertiga berhasil.

Fajar yang mengetahui rencana Riri mencoba untuk mencegahnya.
Fajar       : “Ri, kamu jangan ngelakuin hal ini!” (menarik tangan Riri )
Riri        : ( melepaskan genggaman Fajar ) “ Lo diem! Gue mau mereka ngerasain apa yang gue rasain “
Fajar       : “Tapi ini tindak kriminal Ri. Kamu harus sadar, kamu bukan orang jahat. Ri, aku mohon batalin rencana ini”
Riri        : “Lo diem aja deh! Lo gak tahu apa yang gue rasa”( pergi meninggalkan Fajar dan menuju ruang BK )

( Ruang BK )
Riri masuk ke ruang BK, Angel, Avril dan Jesicca merasa heran mengapa Riani juga datang ke ruang BK.
Angel       : “Eh ada si aneh juga” ( memegang rambut Riani )
Riri        : ( Mengelak dan langsung menodongkan senjata )
Angel,Avril&Jessica : “ ... Ow” ( mengangkat tangan mereka ke atas)
Riri        : “Sekarang kalian ga beranikan sama gue? Kenapa ga ngelawan gue? Ayo lawan gue!!” ( menodongkan senjata )
Jessica & Avril mencoba melawan Riri, namun Riri mendorongnya sehingga tubuh mereka terbentur mengenai meja yang ada di dekatnya, sedangkan Angel dari tadi hanya melihat teman – temannya yang kini sedang menahan kesakitan.
Riri        : “Lo semua ga ada apa–apanya! Apalagi lo Angel, lo naik kelas itu karena sogokan orangtua lo! Lo mainin nilai dengan uang!”( menatap Angel tajam sambil menodongkan senjata )
Riri        : “Dan lo Avril, lo Cuma pinter dalam akademik. Tapi etika lo ga ada sama sekali, dan Jessica lo Cuma numpang populer dari mereka semua.”
Riri pun menyuruh Jessica dan Avril memegangi tangan Angel.
Riani       : ( sambil memegang pistol ) “Cepat lo iket tangan dia! Dan seret dia ke dekat ember itu, cepat!”
Jessica     : “Gue ga mau!!”
Riani       : “Kalian mau mati?!”
Avril       : “Gue gak mau mati muda!”
Riri        : “Makannya  jangan banyak ngomong!”
Jessica dan Avril pun memasukan kepala Angel ke dalam ember berulang–ulang seperti apa yang Angel lakukan kepadanya dulu.

Riri        : “Kalian semua ga beranikan sama gue?! Disini gue yang berkuasa! Gue dianggap!! Ha haa ha “
Riri terus menerus menyiksa Angel dan temannya, seperti yang Angel dan temannya lakukan dulu, namun kini keadaan berbalik.

Sementara itu, Fajar menceritakan apa yang ingin Riri lakukan pada Angel dan temannya kepada bu Rossalina.
Bu Rossa    : “Ini sebenarnya apa yang terjadi?”
Fajar       : “Riani berusaha membuat Angel dan temannya jera bu, dia menjebak mereka dengan undangan palsu dari ibu. Dan Riani membawa senjata.”
Bu Rossa    : “Ini tidak bisa dibiarkan, kita segera telpon polisi dan telpon orang tua Riani.”
Fajar       : “Setahu saya hubungan Riri dengan keluarganya tidak baik bu.”
Bu Rossa    : “Kita harus mencoba nya, sebelum Riri berbuat nekat pada mereka.”

( Ruang BK )
Riri        : “Jessica,Avril cepet lo iket tangan si Angel di kursi itu dan dandanin dia kaya yang udah dia lakukan ke gue! Cepet!”
Penyanderaan berlangsung cukup lama. Sementara itu, di luar sudah ada polisi yang sudah megepung dibawah tepat penyanderaan berlangsung. Namun polisi dan bu Rossalina tahu bahwa keadaan tidak akan lebih baik kecuali Riri sendiri yang membebaskan mereka.
Sementara itu di Ruang BK Angel, Avril dan Jessica terdiam ketakutan melihat Riri.
Angel       : “Maafin gue Ri! Gue salah, gue minta maaf sama lo! Maafin gue.”
Riani       : “Maaf? Lo bilang maaf? Dulu gue ga pernah salah apa – apa dan gue selalu minta maaf tapi lo selalu siksa gue! Selama ini lo udah jadi penghancur hidup gue, dan lo baru minta maaf sekarang?! Harus gue apain lo? Lo harus mati! Bahkan kalian semua harus mati!!
Riri membawa Angel ke atas gedung tinggi dengan keadaan tangan Angel terikat.
Riani       : “Anak ini pernah mengikat saya seperti ini dan saya malu di tertawakan!! Tapi diantara kalian ga ada yang bantuin! Dimana kalian semua? Dimana??? Sekarang sudah terlambat, semuanya harus mati!!
Bu Rossa    : “Ibu tau kamu Cuma punya satu peluru ri! Kamu akhiri ini semuanya!
Bu Rossa    : “Riri dengarkan ibu, Riri sudahi ini semua.” ( menggunakan spekaker/toa) “Riri orang tua kamu mau bicara”
Bu Dewi     : “Riri mengapa kamu ngelakuin hal ini semua nak?” ( menangis)
Riri        : “Ini sebenanya gara – gara ayah dan ibu!! Riri benci sama ayah, Riani pengen bunuh ayah, tapi Riri ga mau liat ibu sedih.”
Bram  : “Riri ayah sayang sama kamu!”
Riri        : “Kalau ayah sayang, ayah ga mungkin selalu marahin Riri! Ngelarang Riri inilah itulah, dimana pendapat Riri dapat ayah terima, dimana??! Ayah selalu ngomong ini demi kebaikan Riri, tapi lihat yah Riri jadi seperti ini! Riri gatau harus sama siapa Riri ngadu kesakitan ini yah!!”
Bu Rossa    : “Ini bisa kita omongin baik – baik Ri..”
Riri        : “Ibu ga akan ngerti!”
Bu Rossa    : “Ibu ngerti ri, ibu ngerti! Sudah Ri kamu sudah berhasil membuat mereka jera. Selanjutnya tidak akan ada yang gangguin kamu”
Riri        : “ Bukan aku saja bu, tapi orang orang disana yang bernasib seperti ku bu! Mereka harus merasakan apa yang saya rasakan. Bila perlu mereka harus mati bu!”
Bu Dewi     : “Jangan nak, kamu bisa di hukum” ( menangis)
Riri        : “Bu, Riri sudah tidak takut lagi dihukum. Riri selalu dihukum sama ayah dan mereka disini. Riri cape bu!. Dirumah Riri selalu dimarahin sama ayah. Riri tidak takut bu, kalau Riri harus mati pun.”
Bu Dewi     : ( semakin menangis ) “jangan nak! Ibu sayang kamuu!!
Dooorrrrrrrrrrrrrr....
Tiba tiba pistol yang di pegang Riri menembakkan satu peluru tepat di atas pelipisnya, hingga Riri jatuh tergeletak dan semua nya menangis menyesal.
Angel yang merupakan ketua geng segera di tangkap oleh polisi. Semua berakhir dengan tragis, mereka yang pernah berbuat jahat pada Riri merasa sedih karna kehilangan sosok gadis cantik dan berpretasi.

Percaya dirilah. Jangan takut untuk membela apa yang kita percayai. Banyak pembully mundur jika mereka melihat kita tidak membiarkan mereka menguasai kita dan kita tidak takut.
Tak ada seorangpun pantas untuk dibully, pembully lah yang yang sepenuhnya bertanggung jawab atas tindakannya. Bullying bisa menjadi masalah hidup dan mati. Sungguh menyedihkan beberapa orang yang terus-terusan dibully berakhir dengan bunuh diri.
Anak adalah titipan Tuhan, jagalah anak yang Tuhan titipkan, karena yang Maha kuasa telah memercayai kita untuk menjaganya. Jangan biarkan kepercayaan yang telah Ia berikan itu hilang.

Kamis, 08 Oktober 2015

Grafologi



Kepribadian Berdasarkan Tulisan Tangan ( Graphology )
Tulisan adalah salah satu medium kita untuk berkomunikasi. Nah, dari situlah, ketika sudah jadi, tulisan dianggap merepresentasikan diri seseorang. Tidak heran, kalau saat kita ingin mengetahui seseorang, tulisan seolah jadi jendela untuk mengintip isi hatinya. Tak jarang kita menguntit tweet, membaca blognya, atau menelusuri tulisan-tulisan lainnya yang tersebar di web. Nah, menariknya, dibanding yang berbentuk digital, tulisan tangan seseroang itu ternyata bisa menjadi cara ampuhnya. Asal, kita sudah menguasai ilmu membaca tulisan tangan yang disebut dengan grafologi. 

Ilmu ini pertama kali digagas oleh seorang kebangsaan Perancis bernama Abbe J.H. Michon di tahun 1875. Ia memulai pengelompokan ciri grafis tulisan dan dihubungkan dengan sifat-sifat manusia. 

Karena kemampuan membaca keadaan diri seseorang, grafologi dimasukkan sebagai salah satu cabang dari disiplin ilmu psikologi. Kalau dirunut, cikal bakal dari grafologi adalah gagasan bahwa tulisan tangan bukanlah hasil karya tangan semata. Bahkan ada pendapat yang bilang kalau tulisan tangan itu seharusnya disebut sebagai tulisan otak Apa yang kita tulis, bagaimana kita menulis, kecepatan kita menulis, semuanya itu diatur oleh otak. Itulah mengapa ada beberapa orang yang bahkan  bisa menulis dengan kaki. 

Grafologi percaya bahwa gerakan otot syaraf yang dipakai saat menulis dipengaruhi oleh kepribadian. Setiap sifat kita merepresentasikan pola sistem syaraf di otak. Dan tiap pola pada sistem otrak itu menghasilkan gerakan unik dari syaraf otot.  Saat menulis, gerakan-gerakan tersebut nggak akan kita sadari.  

Tulisan tangan bisa mengungkap ratusan elemen dari kepribadian serta karakter kita. Dari mulai respon emosinal, intelektualitas, energi, motivasi, kepercayaan hingga  hasrat seksual bisa terbaca dari tulisan tangan kita. 

Karena keakuratannya, grafologi juga sering diaplikasikan di bidang lain. Misalnya, untuk mengetahui motif kejahatan serta kejiwaan si pelaku, merekrut karyawan baru, dan pastinya mempertimbangkan kecocokan pasangan. 


Tekanan

Dari kuat atau ringannya tekanan tulisan seseorang kita dapat mengetahui karakter orang tersebut. Bisa kamu perhatikan dengan memperhatikan bekas goresan dibalik kertas.

Tekanan yang kuat: Orang yang tulisannya tebal hingga menimbulkan bekas coretan dibalik kertas biasanya mereka memiliki emosional yang tinggi. Terlalu mendalami perasaan mereka baik itu bahagia atau sakit hati. Mereka menyerap segala suatu seperti spon. Biasanya mereka juga memiliki selera yang tinggi. Tegas dan memiliki keinginan yang kuat bahkan cenderung memaksakan orang lain untuk menuruti kemauan meraka. Makanya tak jarang orang yang memiliki tekanan tulisan seperti ini biasanya kaku susah menyesuaikan diri dalam pergaulan.

Tekanan yang ringan: Tulisan yang memiliki tekanan halus mencerminkan kepribadian yang tenang dan santai. Mereka lebih bertoleransi pengertian sulit mengambil keputusan dan biasanya mudah terpengaruh.


Ukuran

Tulisan besar, Orang yang menulis dengan ukuran tulisan yang besar biasanya cenderung suka diperhatikan selalu ingin tampil didepan dan ingin didengarkan.

Tulisan kecil, Orang yang menulis dengan ukuran kecil biasanya lebih memperhatikan detail introspektif cenderung lebih pendiam dan mandiri.


Kemiringan

Miring ke kanan, Orang dengan tulisan seperti ini biasanya memiliki karakter yang impulsif emosional aktif suka bergaul ramah menyukai tantangan lebih terbuka (ekstrovert) dan ekspresif.

Miring ke kiri, Jenis tulisan seperti ini biasanya penulisnya bersikap menutup diri (introvert). Lebih protektif selalu berpikir logis dan mencerminkan sifat seseoarang yang lebih menarik diri.

Tegak Lurus, Orang yang memiliki tulisan tegak lurus mencerminkan seseorang yang bisa mengontrol diri dan bisa menahan perasaanya. Tidak suka diatur dan mempertimbangkan sesuatu lebih ke pikiran dari pada perasaan.

Tulisan tangan dan kepribadian
Nah, bagi seorang graphologist - ahli ilmu tulisan tangan, bisa mengungkap kepribadian Anda. Dari berbagai sumber, sedikitnya ada 10 rahasia di balik tulisan tangan.

1. Apakah tulisan tangan Anda untuk huruf U dan W membentuk bulatan di bawah?
Apabila ya, maka Anda seorang yang sensitif dan mungkin berbakat seni.

2. Apakah tulisan Anda untuk huruf T, berupa garis horizontal memotong garis vertikal di tengah atau di atas?
Semakin rendah potongan garis horizontal di garis vertikal berarti Anda kurang memiliki ambisi untuk melakukan sesuatu hal.

3. Apakah Anda membuat lingkaran di atas pada ujung huruf C?
Jika ya, maka yang cocok bagi ANda adalah cuplikan lirik Carly Simon, „Anda sesorang yang sia-sia, tidak berguna".

4. Apakah tulisan huruf A dan O Anda sangat rapat?
Mungkinkah Anda sedang menyembunyikan sesuatu?

5. Apakah tulisan tangan pada huruf-huruf Anda selalu miring?
Apabila ya, maka hal ini sangat mengejutkan. Hanya 10 persen dari seluruh orang tidak konsisten menulis huruf miring - dibandingkan 70 hingga 80 persen terbiasa menulis secara tegak.

6. Apakah Anda terjebak menulis dengan banyak lingkaran-lingkaran dan tak pernah lurus, seperti kuku burung?

Hal ini juga suatu hal yang menakjubkan dari suatu peristiwa kriminal! Tulisan gaya ini timbul saat Anda menarik garis lurus dari atas ke bawah lalu Anda menambahkan lengkungan seperti kuku burung di ujungnya, seperti tulisan Anda saat menulis huruf y kecil.

7. Apakah tanda tangan Anda berbeda dengan tulisan tangan Anda pada umunya?
Bila ya, maka Anda sengaja membuat sesuatu yang berarti.

8. Apakah Anda selalu menghubungkan huruf (huruf sambung) di antara huruf-huruf yang tarikannya jatuh di bawah?
Apabila ya, mungkin Anda sesorang yang menderita sangat mendalam, seolah-olah sedang mendapat beban sangat berat di pundak Anda, bagaikan memegang dunia.

9. Apakah tulisan tangan Anda berantakan dan tidak teratur?
Santai sajalah, tak perlu merasa sangat tertekan apabila tulisan tangan Anda begitu jelek.

10. Apakah tulisan tangan pada huruf-huruf Anda sedikit tak beraturan?
Apabila tulisan Anda membesar di tengah dan sedikit ke atas atau ke bawah dari garis dasarnya, maka Anda bersifat kekanak-kanakan. Contohnya, seperti logo tulisan tangan Walt Disney.

Bagaimana bentuk dari huruf dan kata yang Anda tulis dapat memberitahukan bagaimana karakter kepribadian yang Anda miliki, hal ini dikenal dengan grafologi (graphology). Grafologi sendiri adalah ilmu yang mempelajari mengenai tulisan tangan.
Untuk membaca kepribadian dan karakter seseorang dengan lebih efektif, subjek disarankan menulis menggunakan tulisan sambung walaupun jika ia biasanya menggunakan tulisan cetak. Berikut cara membaca kepribadian seseorang dari tulisan tangan.
CARA KERJA
Pada saat menganalisis kepribadian seseorang berdasarkan tulisan tangannya, pertama Anda harus melihat gaya penulisan secara umum, serupa dengan gambar. Setelah itu, kategorikan berdasarkan karakter-karakter yang terlihat.
Sama halnya dengan karakter manusia yang unik untuk setiap orangnya, penulisan juga tentu memiliki keunikannya tersendiri. Tahap berikutnya adalah menentukan tingkat emosional yang ada di tulisan tersebut. Sebagai contoh pada saat seseorang menulis kata "hitam", seberapa besar-kah tekanan yang diberikan ke penulisan tersebut dan sebagainya.
Penulis yang penulisannya menggunakan tenaga atau penekanan lebih biasanya memiliki vitalitas dan pengalaman emosional yang bertahan lama. Sedangkan yang penekanannya biasa saja, memiliki vitalitas dan pengalaman emosional yang standar (cukup untuk 1 hari). Jika penekannya lemah, maka orang tersebut akan menggunakan energi mereka seminimal mungkin dan berusaha menghindari situasi yang membutuhkan tenaga.
TINGKAT KEMIRINGAN
Lihat tingkat kemiringan dari penulisan huruf, tingkat kemiringan ini merupakan cermin emosional mereka.
MIRING KE KANAN
Ini menandakan bahwa orang tersebut menangani sebuah situasi dengan pengaruh emosi. Mereka juga terbuka dan suka bersosialisasi dengan orang-orang sekitarnya karena 
MIRING KE KIRI
Orang dengan gaya penulisan yang miring ke kiri suka menjaga emosi mereka pada semua situasi, dan mereka sering dilihat sebagai orang yang dingin dan tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Tetapi jika orang dengan gaya penulisan ini menulis dengan tangan kanan, maka  itu berarti orang tersebut memiliki sifat suka memberontak.
TIDAK MIRING
Jika gaya penulisan seseorang sama sekali tidak miring, ini berarti mereka lebih menggunakan logika dibandingkan emosi mereka dalam menangani sebuah situasi. Tetapi mereka tetap mempunyai reaksi emosional yang tinggi terhadap lingkungan sekitar mereka.
SPASI ANTAR KATA
Besarnya spasi yang digunakan antara kata-kata dalam penulisan menunjukkan tingkat kenyamanan pada saat berkomunikasi.
UKURAN SPASI KECIL
Menunjukkan bahwa Anda adalah orang dengan keinginan komunikasi yang tinggi dan tidak takut untuk menunjukkannya secara fisikal.
UKURAN SPASI BESAR
Jika ukuran spasi antara kata cukup besar maka hal itu menandakan bahwa Anda adalah orang yang membutuhkan ruang tersendiri dalam komunikasi dan tidak ingin terlalu dekat dengan orang.
UKURAN TULISAN
Ukuran dari tulisan tangan menentukan bagaimana seseorang melihat diri mereka dari sudut pandang mereka sendiri dan tingkat konsentrasi mereka.
BESAR
Orang tersebut mempunyai kepribadian yang ramah dan memandang diri mereka sendiri sebagai orang dengan kepribadian kuat. Mereka biasanya tidak dapat fokus kepada satu hal terlalu lama dan lebih terlihat melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu.
KECIL
Memiliki tingkat konsentrasi yang tinggi dan sangat perhatian dengan detail kecil. Tetapi biasanya mereka lebih pemalu dan introvert pada kepribadiannya, dimana mereka memandang diri mereka sendiri sebagai orang dengan kepribadian yang pemalu.
BIASA
Merupakan orang yang gampang beradaptasi dengan situasi apapun karena kepribadiannya yang fleksibel. Tingkat konsentrasi orang ini dapat dikatakan cukup baik, tetapi mereka juga dapat teralihkan dengan mudah.
ARAH TULISAN
Untuk menilai kepribadian seseorang dari tulisan tangan, lebih baik orang tersebut menulis di kertas yang tidak bergaris. Hal ini untuk melihat bagaimana arah tulisan mereka, apakah menaik, menurun atau lurus. 
MENAIK/MENURUN
Jika menaik maka menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang positif, entusias dan berkeinginan kuat. Sedangkan jika menurun, menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang pesimis.
BERGELOMBANG
Terkadang, Anda mungkin pernah melihat bahwa gaya penulisan seseorang terkadang menaik terkadang menurun. Hal ini menunjukkan bahwa mood orang tersebut gampang berubah. Tetapi memiliki sedikit gelombang pada awal penulisan sudah biasa, dan menunjukkan emosi yang seimbang.
LURUS
Seseorang yang menulis lurus menunjukkan bahwa orang tersebut memiliki tingkat kontrol diri yang tinggi, dapat diandalkan dan tingkat emosional yang terjaga.
HURUF KAPITAL
Hubungan dan ukuran huruf kapital dengan huruf tidak kapital sesudahnya menggambarkan tingkat percaya diri yang dimiliki seseorang.
HURUF KAPITAL DENGAN UKURAN YANG BERBEDA JAUH DENGAN HURUF KECIL
Menunjukkan bahwa orang tersebut adalah orang dengan kepercayaan diri yang tinggi, semakin berbeda ukurannya maka semakin tinggi tingkat kepercayaan diri yang dimilikinya. Bahkan dalam beberapa kasus, tingkat kepercayaan diri tersebut dapat dikatakan angkuh.
HURUF KAPITAL YANG BERUKURAN SAMA DENGAN HURUF KECIL
Menunjukkan orang tersebut adalah orang jujur dan rendah hati dengan tingkat kepercayaan diri yang biasa saja, tetapi jika dibandingkan dengan orang lain dapat terlihat lebih ke arah pemalu.
LINGKARAN
Lihat lingkaran yang terdapat pada saat seseorang menulis huruf L dan E, ini menunjukkan bagaimana mereka mengekspresikan diri mereka.
LINGKARAN DI HURUF L KECIL
Orang yang memiliki gaya penulisan ini suka mengekang diri mereka sendiri dalam mengekspresikan diri mereka. Hal ini menandakan bahwa mereka suka melihat dan menilai situasi sebelum mengekspresikan diri mereka.
LINGKARAN DI HURUF L BESAR
Merupakan orang yang spontan dan santai, terlihat mudah dalam mengekspresikan diri mereka sendiri.
LINGKARAN DI HURUF E KECIL
Biasanya orang dengan lingkaran kecil pada huruf e akan lebih curigaan dan tidak dapat dipengaruhi dalam argumen yang terkait atau berdasar pada emosi. 
LINGKARAN DI HURUF E BESAR
Hal ini menandakan mereka sangatlah terbuka dan suka menikmati hal-hal baru dalam hidup mereka.
GAYA PENULISAN HURUF S
Bagaimana seseoran menulis huruf s dapat memberikan pengetahuan yang berbeda-beda atas kepribadian seseorang.
TERLIHAT BULAT
Ini menunjukkan orang tersebut suka menghindari konflik, suka berkompromi dan berusaha menyenangi orang-orang di sekitarnya.
TAJAM KE ATAS
Intelektual dan senang mempelajari hal-hal yang baru. Semakin tinggi dan tajam huruf s yang dimiliki, maka semakin menunjukkan seberapa ambisius orang tersebut.
MEMILIKI LINGKARAN YANG TERLIHAT JELAS DI BAWAH
Orang yang huruf S-nya memiliki lingkaran yang terlihat jelas di bawah menunjukkan orang tersebut jarang mengikuti keinginan mereka sendiri, dimana mereka bertindak karena situasi yang dihadapi.
--
Grafologi

Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. Teknik untuk mengetahui kepribadian seseorang melalui tulisan tangannya dikenal dengan istilah Grafologi.

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622.

Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas-universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.

Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu. Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.

Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang :

Arah kemiringan huruf
1.     Ke kanan = ekspresif, emosional
2.     Tegak = menahan diri, emosi sedang
3.     Ke kiri = menutup diri
4.     Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
5.     Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya.

Bentuk umum huruf-huruf
1.     Bulat atau melingkar = alami, easygoing
2.     Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat
3.     Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman
4.     Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar.

Huruf-huruf bersambung atau tidak
1.     Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak
2.    Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial).
3.     Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama.

Spasi antar kata
1.     Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?)
2.     Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak.

Jarak vertikal antar baris tulisan
1.   Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial
2.  Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara
3.   Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik.

Interpretasi huruf ‘t’
Letak palang (-) pada kail ‘t’
a.     Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya
b.     Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab
c.      Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin

Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target.

Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’
a.        Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya
(kurang percaya diri atau pemalas)
b.       Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan
c.        Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan.

Arah tulisan pada kertas
1.     Naik/menanjak = energik, optimis, tegas
2.     Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul
3.     Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri

Tekanan saat menulis
Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya.

Ukuran huruf
Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya.

Sedikit tentang huruf “O”
1.     Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O”
2.     Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.